LAMPUNG TIMUR, - Kepala MAN 1 Lampung Timur (Lamtim) dan seluruh warga sekolah merasa bangga luar biasa, catat rekor terbanyak di Kota Metro dan Lamtim, yaitu sebanyak 57 siswa-siswi lolos Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur seleksi tahun 2026.
Kepala MAN 1 Lampung Timur Hi.Rubangi, S.Pd.I,. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Saya sangat bangga dan haru. Ini bukti bahwa, anak-anak kami mampu bersaing di tingkat nasional. Kami terus mendorong mereka untuk tidak hanya masuk PTN, tapi juga berprestasi di kampus nanti," kata Rubangi kepada media ini, Senin 20 April 2026.
Dia menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, baik peserta didik maupun tenaga pendidik yang terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaik.
"Alhamdulillah, kami keluarga besar MAN 1 Lampung Timur mengucapkan selamat kepada 57 peserta didik yang telah dinyatakan lulus di perguruan tinggi. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan bagi kami," ujar Rubangi.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah memberikan bimbingan dan pendidikan secara maksimal kepada para siswa siswi. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dedikasi guru dalam mendampingi siswa meraih cita-cita.
Rubangi menegaskan, bahwa capaian ini merupakan bagian dari komitmen MAN 1 Lampung Timur dalam memberikan layanan pendidikan terbaik.
Pihak sekolah terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa siswi Untuk berkembang dan meraih masa depan yang diinginkan, termasuk menembus perguruan tinggi favorit.
Ini adalah komitmen kami bagaimana memberikan layanan terbaik kepada seluruh siswa siswi, agar mereka bisa memperoleh apa yang diinginkan, salah satunya diterima di perguruan tinggi impian," jelasnya.
Meski demikian, Rubangi juga memberikan semangat kepada siswa siswi yang belum berhasil lolos melalui jalur seleksi tersebut. Bagi yang belum berhasil di jalur SNBP jangan berkecil hati, masih banyak kesempatan lain yang bisa ditempuh, dan kami siap mendampingi hingga berhasil jalur tes maupun jalur mandiri,” ujarnya.
Rubangi menambahkan, keberhasilan ini adalah kerja sama antara siswa, guru, orang tua, dan sekolah. Bagi siswa harus menjaga nama baik almamater dan terus berprestasi. Prestasi ini menjadi motivasi bagi adik kelas untuk belajar lebih giat. Kemudian, sekolah akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan program pendampingan," tutup Rubangi. (Red)