-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jejak Rombongan Wartawan Belum Ditemukan, SAR Sisir Perairan Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 07.54 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-11T00:54:29Z
LAMPUNG SELATAN, Tawali News - Upaya pencarian terhadap rombongan wartawan yang hilang kontak di perairan Selat Sunda terus dilakukan. Memasuki hari kedua, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lampung Selatan bersama Tim SAR gabungan menyisir sejumlah wilayah perairan, termasuk kawasan sekitar Pulau Sebesi, Rabu (9/9/2026).

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Satpolairud Polres Lampung Selatan, KP XXV-2003 Bakauheni, TNI AL, serta Basarnas wilayah Bakauheni. Penyisiran dilakukan menggunakan berbagai sarana yang telah disiapkan, termasuk perahu karet dan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas.

Tim bergerak berdasarkan perkembangan informasi dari koordinator operasi SAR. Selain menyisir wilayah laut, petugas juga memperkuat koordinasi dengan Syahbandar dan aparat Desa Pulau Sebesi guna menghimpun informasi tambahan yang berpotensi membantu menemukan keberadaan rombongan tersebut.

Kasat Polairud Polres Lampung Selatan, Iptu Panpan Hermayadi, mengatakan personelnya turut diterjunkan dalam pencarian di sekitar Pulau Sebesi sebagai bagian dari operasi SAR gabungan.

“Personel kami bersama Tim SAR gabungan melakukan pencarian di sekitar Pulau Sebesi. Kami terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan mengikuti perkembangan informasi di lapangan untuk menentukan titik pencarian berikutnya,” ujar Panpan.

Menurutnya, pencarian di wilayah perairan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan informasi terakhir yang diterima serta kondisi aktual di lapangan.

“Pencarian di laut tentu membutuhkan koordinasi dan perhitungan yang matang. Kami menyesuaikan penyisiran dengan perkembangan informasi, kondisi cuaca, arus dan situasi di perairan,” katanya.

Tak hanya mengandalkan penyisiran, petugas juga menggali informasi dari masyarakat pesisir dan nelayan yang beraktivitas di sekitar wilayah pencarian.

Koordinasi dengan Syahbandar dan aparat Desa Pulau Sebesi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kemungkinan keberadaan kapal yang tengah dicari.

“Koordinasi dengan Syahbandar dan aparat Desa Pulau Sebesi juga kami lakukan. Informasi dari masyarakat pesisir maupun nelayan sangat penting untuk membantu mempersempit area pencarian,” ujar Panpan.

AREA PENCARIAN DIBAGI MENJADI DUA TITIK

Dalam operasi tersebut, area pencarian dibagi menjadi dua titik untuk memperluas jangkauan penyisiran.

Kapal RIB Basarnas melakukan pencarian hingga ke arah Pulau Sebesi. Sementara tim lainnya bergerak menggunakan perahu karet untuk menyisir area perairan Selat Sunda.

Panpan menegaskan, keselamatan personel yang terlibat dalam operasi juga menjadi perhatian utama. Setiap pergerakan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan serta perkembangan informasi terbaru.

“Kami tetap mengutamakan keselamatan personel. Setiap pergerakan dilakukan berdasarkan koordinasi dan informasi terbaru dari Tim SAR gabungan,” tegasnya.

DELAPAN ORANG DALAM ROMBONGAN

Rombongan yang hingga kini masih dalam pencarian tersebut diketahui merupakan kelompok wartawan yang sebelumnya berangkat menggunakan kapal dari Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten.

Mereka dilaporkan hendak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk mengambil dokumentasi.

Rombongan tersebut terdiri dari Arta selaku nakhoda, Bonsai sebagai guide, Kasurahman sebagai ABK, Ari Basuki dari media Merdeka, Yudis dari iNews, Daus dari Kompas, Donal sebagai freelancer, serta Bagus yang bertugas sebagai dokumentasi.

Dalam perjalanan tersebut, rombongan kemudian dilaporkan hilang kontak. Kondisi itu memicu operasi pencarian yang melibatkan sejumlah unsur SAR di wilayah perairan Selat Sunda.

Hingga Rabu (9/9/2026), proses pencarian masih terus berlangsung di sejumlah titik yang dianggap memiliki kemungkinan berkaitan dengan keberadaan rombongan.

NELAYAN DIMINTA AKTIF MEMBERIKAN INFORMASI

Di tengah proses pencarian, Satpolairud Polres Lampung Selatan mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Sunda, khususnya kawasan Pulau Sebesi, agar segera melaporkan apabila menemukan kapal maupun objek yang diduga berkaitan dengan rombongan tersebut.

Panpan menilai informasi dari masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam mempersempit wilayah pencarian.

“Kalau ada nelayan atau masyarakat yang melihat kapal maupun tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan rombongan ini, segera laporkan kepada petugas. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam proses pencarian,” ujarnya.

Satpolairud Polres Lampung Selatan bersama Tim SAR gabungan dipastikan akan terus melakukan penyisiran dan koordinasi dengan Basarnas Banten serta berbagai instansi terkait.

Operasi pencarian akan terus dilakukan sembari menunggu perkembangan informasi terbaru mengenai keberadaan rombongan wartawan tersebut.

Tim SAR kini berpacu dengan waktu, arus, dan kondisi perairan Selat Sunda, dengan satu tujuan utama: menemukan keberadaan seluruh rombongan dan memastikan keselamatan mereka. (Red)